Tanggal : 25 Jan 2018

Upacara Peringatan Hari Gizi Nasional ke 58 di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat

Penulis : Developer
Dibaca : 484 Kali

Print Friendly and PDF

(25/01) Kamis pagi telah dilaksanakan upacara di halaman depan kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional ke 58 Tingkat Provinsi. Upacara dipimpin langsung oleh Pembina Upacara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. Dodo Suhendar, MM. Hari Gizi Nasional diperingati setiap tanggal 25 Januari, Tahun 2018 adalah peringatan yang ke 58 dengan mengusung tema “Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat Dan Berprestasi” dan Sub Tema “Mewujudkan Kemandirian Keluarga dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk Pencegahan Stunting“ dengan Slogan “Bersama Keluarga Kita Jaga 1000 HPK”.

Dalam pidatonya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, menyampaikan tentang peranan dan tanggung jawab dalam bekerja bersama-sama dalam upaya Perbaikan Gizi Masyarakat khususnya pencegahan Stunting (Pendek).  Untuk mencegah Stunting perlu koordinasi antar sektor dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti Pemerintah Daerah, dunia usaha, masyarakat umum dan lainnya. Agar penurunan prevalensi Stunting dapat dipercepat dan dapat terjadi secara merata diseluruh wilayah Jawa Barat.

Hasil pemantauan status gizi tahun 2017 diperoleh hasil bahwa Jawa Barat stunting sebesar  29,2%,  hal ini menunjukkan bahwa masalah kesehatan masyarakat masih diatas batas ambang (20%). Upaya perbaikan gizi masyarakat termasuk stunting harus didukung oleh berbagai komponen masyarakat karena gizi bukan hanya masalah kesehatan masyarakat tetapi menyangkut pembangunan bangsa. Hal ini penting, karena jumlah stunting di jawa barat yang cukup besar dengan kantong-kantong di masing-masing kabupaten/ kota meskipun jawa barat masih menghadapi tantangan dalam permasalahan gizi yang kompleks. Hal ini diwujudkan dengan tingginya prevalensi balita pendek (stunting), kurus (wasting)  dan prevalensi gizi lebih. 

Adapun program dari Sekretariat Wakil Presiden RI di Indonesia ada 100 Kabupaten/ Kota prioritas untuk intervensi stunting, di Jawa Barat lokus 13 kabupaten (Bogor, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Sumedang, Subang, Bandung, Kab. Bandung Barat, Indramayu dan Karawang). Kegiatan diluar  13 kabupaten  untuk penurunan stunting selain kegiatan rutin seperti pemberian PMT pada ibu hamil kurang energi kronis (kek)  dan balita kurus distribusi tablet tambah darah untuk bumil dan remaja puteri, vitamin a dan sebagainya adalah advokasi dengan lintas sektor, kerjasama dengan perguruan tinggi, forum komunikasi dan lain-lain. 


Post Terkait

Poling

Menurut anda Tampilan Web site Diskes Provinsi Jawa Barat

Sangat Baik
Baik
Sedang