Tanggal : 13 Jun 2013

Studi: 15 Menit Jalan Kaki Setelah Makan Bantu Cegah Diabetes

Penulis : admin
Dibaca : 2623 Kali

Print Friendly and PDF

Sakit gula bisa-bisa saja dicegah dengan berolahraga dan menjaga pola makan. Namun sebuah studi baru mengatakan bahwa jalan kaki dengan kecepatan sedang 30 menit setelah makan dapat mengendalikan kadar gula darah lansia secara signifikan.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetes Care, jalan kaki selama 15 menit ini begitu penting karena kadar gula darah seseorang akan naik setelah makan. Pada generasi muda yang masih sehat dan bugar, insulin akan membantu mengendalikan kadar gula darah, termasuk memilah beberapa bagian agar dapat disimpan di dalam hati sebagai energi. Namun sistem ini menjadi semakin tidak efisien seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini dikemukakan oleh ketua tim peneliti, Loretta DiPietro dari Department of Exercise Science, The George Washington University School of Public Health and Health Services.

Padahal meninggalkan terlalu banyak glukosa di dalam darah tak hanya menyebabkan munculnya penyakit diabetes tipe 2, tapi juga kerusakan kardiovaskular. Itulah mengapa banyak pakar yang merekomendasikan 45 menit olahraga setiap harinya karena olahraga telah lama diketahui mampu membantu mencegah efek-efek ini.

Tapi DiPietro menekankan banyak lansia yang sudah tidak mampu atau termotivasi untuk berolahraga secara rutin. Hal ini menginspirasi DiPietro dan rekan-rekannya untuk melakukan percobaan dengan melibatkan 10 partisipan yang rata-rata usianya 60 tahun dan dilaporkan mengalami kenaikan kadar gula darah tapi tidak mengidap diabetes, untuk menjalani tiga percobaan berbeda selama dua hari, empat minggu sekali, dalam sebuah ruangan yang dirancang khusus untuk percobaan tersebut.

Sementara kadar glukosa mereka terus diawasi, setiap partisipan diminta berolahraga dengan jalan kaki di atas treadmill selama 45 menit di pagi hari, atau 45 menit di sore hari, atau 15 menit setiap 30 menit setelah diberi pola makan yang dikontrol secara ketat dengan kecepatan sekitar 3 mil per jam. Di hari pertama dari setiap periode dua hari latihan, partisipan tidak diminta berolahraga sama sekali.

Persis seperti dugaan, tanpa berolahraga kadar gula darah partisipan naik dan tidak terkontrol dengan baik. Namun sesi treadmill selama 45 menit di pagi hari dan tiga kali sesi jalan kaki selama 15 menit sama-sama dapat mengendalikan kadar gula darah dalam periode dua hari dan hasilnya jauh lebih baik daripada sesi jalan kaki selama 45 menit di sore hari.

Tapi hanya jalan kaki selama 15 menitlah yang dapat menurunkan lonjakan kadar gula darah secara signifikan tiga jam setelah makan. Dengan begitu, peneliti menyimpulkan bahwa jalan kaki bisa dijadikan salah satu sarana untuk membantu mencegah diabetes pada lansia.

"Ini bukan untuk menurunkan berat badan dan ini takkan meningkatkan kebugaran kardiovaskular Anda. Ini hanya spesifik untuk mengendalikan glikemi pada lansia," kata DiPietro seperti dilansir nbcnews, Kamis (13/6/2013).

Kendati begitu, DiPietro menekankan bahwa manfaat ini tak hanya dapat dirasakan oleh lansia, tapi semua orang mengalami lonjakan glukosa setelah makan.

"Jika Anda duduk di meja kerja seharian lalu Anda pergi makan siang, lebih baik luangkan untuk jalan kaki setelahnya," saran DiPietro.

DiPietro menambahkan bahwa olahraga ini juga bermanfaat bagi ibu hamil yang berisiko terkena diabetes gestasional, apalagi karena di tahapan akhir kehamilan, para wanita biasanya enggan atau kesulitan untuk melakukan olahraga selama 45 menit secara langsung.


File :


Post Terkait

  • Yang Wajib Diketahui Seputar Penularan MERS

    Tanggal : 07 May 2014

    Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS) kini telah menyebar luas ke berbagai belahan dunia. Penyakit yang disebabkan oleh virus korona ini sudah menyebabkan 100 kematian di berbagai negara.

    Meski kasus MERS belum ditemukan di Indonesia, kita tetap perlu waspada terhadap penyakit i ...Selengkapnya...


  • SURAT EDARAN WALIKOTA BANDUNG TENTANG KEWAJIBAN MEMILIKI DOKUMEN LINGKUNGAN HIDUP

    Tanggal : 22 Apr 2014

    Berikut kami cuplikan Surat Edaran Walikota Bandung No. 660/SE.20-BPLH tanggal 20 Februari 2014 tentang Kewajiban Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup.

                         Menindak lanjuti ...Selengkapnya...


  • Ini Lho Hubungan Antara TB dengan HIV-AIDS

    Tanggal : 04 Mar 2014

    TB atau Tuberkulosis adalah penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan dan paru-paru. Gejala umum yang ditemui pada TB antara lain batuk parah, demam dan kehilangan berat badan secara terus menerus. Lalu, apa hubungan antara TB dan HIV-AIDS?

    Laporan WHO menyebutkan 8,6 juta ora ...Selengkapnya...


  • Citarum Masuk 10 Sungai Terkotor Dunia

    Tanggal : 23 Feb 2014

    Berbagai media lokal sampai internasional telah merilis bahwa sungai citarum termasuk satu dari sepuluh sungai terkotor di dunia. Tentunya hal ini sangat memprihatinkan, mengingat sedikitnya 20 juta orang kehidupannya sangat bergantung terhadap sungai citarum.

    Hal itu terungkap s ...Selengkapnya...


  • Tips Mencegah KLB Diare saat Banjir

    Tanggal : 23 Jan 2014

    Pemerintah sudah menetapkan Jakarta dalam keadaan Tanggap Darurat selama 10 hari sampai tanggal 27 Januari 2013, saat ini kondisi banjir juga belum surut di beberapa lokasi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga memprediksi bahwa hujan dengan intensitas sedang masih bisa turun ...Selengkapnya...


Poling

Menurut anda Tampilan Web site Diskes Provinsi Jawa Barat

Sangat Baik
Baik
Sedang